DJ ‘Si Tangan Ajaib’ Ini Semakin Bangga Bisa Obati Orang Hebat

by -943 views
Kiki Hendrawan bersama dr. Hendra Sutantyo (Dokter Ahli Bedah) yang menjadi pasiennya.

JAKARTA, VoiceMagz.com – Sejak ramai diburu dan dijadikan sebagai sumber pemberitaan berbagai media  pada September 2017 lalu, seorang Disc Jockey (DJ) Kiki Hendrawan atau yang dikenal pasien yang berhasil disembuhkan dijuluki ‘Si Tangan Ajaib’  ini terus kebanjiran pasien di kliniknya.

DJ yang yang juga  menekuni dunia akupuntur ini belakangan memang banyak diburu awak media karena keahlian barunya yang  bisa menyembuhkan pasien syaraf kejepit (HNP) dalam waktu lima menit.

Bahkan dua orang pasien dari kota Medan yang sudah 3 tahun menderita lumpuh karena HNP bisa ia disembuhkan dalam waktu kurang dari 10 menit.

Pada Sabtu (12/1) ini, ia kembali diburu awak media yang ingin  menanyakan bagaimana cara atau proseses pengobatan syaraf kejepit (HNP) yang sekarang menjadi menjadi spesialisnya itu.

Dalam kesempatan tersebut Kiki mengungkapkan rasa syukurnya, karena bisa membantu seama. Bahkan sekarang semakin banyak pasien HNP dari berbagai kalangan yang berobat kepadanya.

“Alhamdulillah, sampai saat ini semakin bertambah banyak penderita HNP yang bisa saya bantu penyembuhannya. Kalau yang mengalami syaraf kejepit di lumbal torakal dan cervical itu biasanya saya tangani hanya dalam tempo 5 menit saja,” jelas Kiki saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/1).

Syaraf kejepit, dikatakannya banyak tipenya, ada yang sulit dan ada yang mudah atau bahkan langsung sembuh di tempat dalam waktu tak kurang dari 5 menit.

“Tipe yang paling sulit menurutnya adalah tipe yang melemahkan,” lanjut Kiki.

Lalu seperti apa kira kira tipe HNP yang sulit untuk disembuhkan, dan seperti apa pula yang mudah disembuhkan, bahkan dalam tempo 5 menit saja?

“Tipe syaraf kejepit yang biasanya bisa langsung sembuh di tempat adalah tipe HNP yang rasanya sakit saat bergerak. Misalnya ketika jalan, ketika berdiri, posisi tidur kaki kiri atau kanan sakit, sakit saat membungkuk serta segala rasa nyeri di seputaran lutut dan di pinggang seperti ketarik sampai ke kaki. Sementara yang sulit adalah tipe yang melemahkan syaraf, apalagi yang terkena sudah menjalar di kedua kakinya. Tipe seperti ini perlu waktu yang cukup lama,” tambah Kiki.

Ketika ditanya oleh para awak media kira kira siapa saja yang datang berobat kepadanya? lebih jauh Kiki juga menjelakan bahwa pasien yang datang berobat kepadanya sangat beragam dan multi strata sosial. Ada dari kalangan orang biasa saja, ada dari kalangan pejabat. Ada juga dari kalangan dokter hingga pengusaha.

“Pasien yang datang berobat ke saya latar belakangnya macam-macam ya, ada dari kalangan orang biasa, ada juga pegawai, profesional, tentara dan lain lain. Beberapa waktu lalu saya  pernah juga mengobati pak Idrus Marham (mantan Menteri Sosial). Dan yang terbaru saya mengobati seorang dokter ahli bedah yaitu dr. Hendra Sutantyo di awal November)  Kemudian pengusaha nasional Tjipto Pusposuharto (Agustus) yang juga salah satu pemilik perusahaan farmasi Meiji,” imbuh Kiki.

Sejauh ini Kiki mengaku sangat senang, karena ilmu yang ia dapatkan ketika studi di Guangzhou University, Cina ini bisa bermanfaat bagi orang banyak. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya pasien kasus HNP yang bisa dibantu pengobatannya.

“Lebih bangganya lagi ternyata saya bisa membantu pengobatan orang-orang yang menurut saya tergolong orang besar. Baik secara jabatan, maupun kemampuan ekonominya,,” terang Kiki lagi.

Lalu setelah ada profei baru ini apakah profesinya sebagai seorang DJ akan di tinggalkan oleh Kiki?

Ternyata tidak, Kiki justru sedang mencari waktu yang tepat untuk merilis mini albumnya. Saat ini ia mengaku bahwa disela-sela waktu luangnya ia melakukan recording.

” Nge-DJ itu pekerjaan awal saya, jadi kalau bisa tetep pingin saya pertahankan. Saat ini saya sedang melakukan proses recording, sudah dapet sekitar 3 lagu, nanti kalau sudah genap 5 lagu baru akan saya launching,” jelas Kiki.

Kiki Hendrawan bersama Maya NK sang Admin

Selama menjalani pekerjaan barunya ebagai akupuntur, kiki mengaku punya pengalaman yang tak terduga,  beberapa waktu lalu ia kebanjiran pasien yang datang ke kliniknya, bahkan sampai membludak. Sehingga sempat dikomplain oleh warga karena jalanan disekitar kliniknya dipenuhi oleh kendaraan pasien. Sehingga  mengganggu aktifitas warga.

“ Diluar dugaan, beberapa waktu lalu paien saya membludak, Jalanan jadi macet dipenuhi mobil dan motor yang parkir disekitar klinik, dan saya akui itu kealahan saya,  karena  belum mengatur jadwal dengan rapi. Tetapi sekarang sudah bisa teratasi karena admin kami mbak Maya NK sudah bekerja keras  mengatur jadwal sedemikian rupa, sehingga pasien yang datang tidak datang secara bersamaan, hari dan jamnya sudah ditentukan” tutup Kiki

Menanggapi hal tersebut Maya Nk, admin dari Kiki Hendrawan juga turut memberikan penjelasan;.

“Kami sudah atur jadwalnya, sesuai jam praktek pak Kiki yang hanya 2 jam dalam sehari yaitu mulai jam 10 pagi sampai jam 12 siang. Biasanya dalam rentang waktu itu pak Kiki maksimal hanya menangani sekitar 15 sampai 20 pasien. Pasien sudah saya jadwal kedatangannya, sehingga tidak terjadi lagi penumpukan pasien di ruang tunggu yang berimbas pada penuhnya jalanan dengan kendaraan para pasien. Alhamdulillah semua sudah teratasi,” imbuh Maya.

Lalu bagaimana cara kalau ingin berobat ke kliniknya Kiki Hendrawan?. apakah bisa langsung datang ke kliniknya?

“Pasien kami minta  mendaftar dulu melalui WA di nomor 085714049345, sambil menceritakan keluhannya, etelah itu  saya balas dengan memberikan jadwal hari, tanggal, jam dan alamat kliniknya. Sehingga pasien tak lagi menumpuk seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Pokoknya sekarang sudah lumayan rapi,” tutup Maya.

Sakit memang tidak diharapkan oleh siapapun, oleh karena itu tindakan pencegahan (preventif) jauh lebih baik daripada mengobati.

Hindari makanan yang kurang sehat, lakukan olahraga sesuai usia, dan hindari gerakan-gerakan yang terkesan memaksa jauh lebih bagus dilakukan demi menjaga kesehatan./Irish