Lomba Cipta Lagu Anak PAPPRI DKI Didukung Jenderal Tamim

by -245 views

JAKARTA, VoiceMagz.com – Lagu anak-anak akhir-akhir ini  seolah hilang dan tenggelam dari hingar bingar jagad musik tanah air.

Fakta ini tidak hanya menjadi keprihatinan para musisi dan pelaku industri musik, tetapi juga menjadi keprihatinan semua pihak.

Bahkan seorang Jenderal TNI pun mengaku begitu prihatin dengan hilangnya lagu anak-anak ini. Beliau adalah Brigadir Jenderal Drs. Akhmad Tamim, M.Si.

Perwira tinggi berbntang satu yang saat ini menjabat Karoren Setjen Kemhan ini mengaku sangat sedih melihat kenyataan banyak sekali anak-anak sekarang ini  yang menyanyikan lagu-lagu orang dewasa, yang liriknya terkadang  jauh dari mendidik.

Oleh karena itu ketika PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta lagu dan Pemusik Republik Indonesia) DKI Jakarta mengadakan ‘Lomba Cipta Lagu Anak 2019’, beliau langsung merespon dengan memberikan dukungan. Baik dukungan secara moril maupun materiil.

Bentuk konkret dukungan dari Brigjen Tamim ia buktikan dengan hadir langsung di Ballroom KBN Cilincing, Jakarta Utara, tempat digelarnya acara untuk memberikan support bagi para peserta maupun panitia.

“Terus terang saya prihatin dengan kondisi anak-anak kita sekarang ini, yang  banyak menyanyikan lagu-lagunya orang dewasa. Terkadang lirik dari lagu tersebut tidak pas, bahkan jauh dari mendidik. Makanya ketika PAPPRI DKI Jakarta berkeinginan untuk menggelar Lomba Cipta Lagu Anak, saya langsung merespon dan memberi support,” jelas Taimim.

Lebih lanjut Brigjen Tamim menambahkan jika dirinya rindu hadirnya penyanyi-penyanyi cilik yang menyanyikan lagu dengan lirik sesuai dengan usianya.

“Dulu ada Adi Bing Slamet, Chicha Koeswoyo, Ira Maya Sopha, Dina Mariana dan lain lain. Kemudian generasi berikutnya ada Bondan Prakoso, Tasya Camila, Eno Lerian. Setelah era Joshua, Melisa Tina Toon kesini sudah tak ada lagi yang muncul dan menjadi idola anak anak,” kenang Brigjen Tamim.

Apa yang dirasakan Brigjen Tamim ini tentu menjadi keprihatinan kita semua, karena pada kenyataanya memang anak-anak sekarang kehilangan lagu-lagu yang sesuai dengan usianya.

Keprihatinan serupa juga diungkapkan oleh Arche Rampengan yang sekaligus menjadi Ketua Pelaksana Lomba Cipta Lagu Anak 2019 ini.

“Benar sekali apa yang disampaikan pak Tamim di atas. Apa yang kami lakukan ini memang berangkat dari keprihatinan kami terhadap anak-anak sekarang yang cenderung menyanyikan lagu lagu dewasa. Jadi kita semua di PAPPRI ini pingin adanya karya lagu anak anak yang baru yang secara lirik dan melodinya sesuai dengan era sekarang atau anak anak milenial,” tambah Arche.

Dalam kesempatan yang sama, Brigjen Tamim berharap sekali agar acara Lomba Cipta lagu Anak 2019 ini nantinya bisa menjadi pemicu lahirnya kembali lagu anak-anak yang edukatif.

“Karya lagu-lagunya yang masuk di Grand Final ini bagus bagus, semoga di kemudian hari akan ada idola baru bagi anak anak muncul dari sini. Para juaranya akan dibuatkan album kompilasi nantinya. Pokoknya jangan berpikir komersial atau untung rugi dulu lah, yang penting kita mulai saja dulu,” pungkas Brigjen Tamim.

Dalam acara Grand Final  Lomba Cipta Lagu Anak 2019 ini  digelar berbarengan dengan Bazar Multi Produk  ini  dalam rangka memperingati Hari Musik Nsional (HMN) 2019 yang jatuh pada tanggal 9 Maret setiap tahunnya ini.

Dewan juri yang terdiri dari mantan penyanyi cilik Dina Mariana, James F Sundah, Rudy Rampengan dan Andy Mapelay, telah memutuskan para juaranya  dari 3 kategori yang dilombakan. Adapun juarnya yaitu;

Kategori A (Usia 5-8 Tahun)

Juara 1  diraih oleh Papap Ipung dengan lagu ‘Kado Ulang Tahun’.  Penyanyi  Kathlyn Chandra.

Juara 2 Juara 2 diraih Donny Pontoh dengan lagu ‘Hanya Mainan’.  Penyanyi  Eldivo Lianov sedang.               

Juara 3 diraih  Papap Ipung, dengan lagu ‘Tarian Nusantara’ . Penyanyi  Jane Gabriella

Kategori B (Usia 9-12 Tahun)

Juara 1 diraih Jansen Kuantinova dengan lagu ‘Terima kasih Guruku ‘. Penyanyi , Daccas Kuantinova.

 Juara 2 diraih  Ade Irfan  dengan lagu  ‘Minggu Ceria’.  Penyanyi , Maria Poespita.

 Juara 3. diraih Garibaldi dengan lagu ‘Terima kasih Ibuku’ .Penyanyi,  Jessie Heinz

Kategori C ( Usia 13-15)Tahun

Juara 1 diraih Jonas Pareira dengan lagu ‘Syukur & Terima kasih’. Penyanyi : Zahra Maulida.             

Juara2  diraih  Luke octaviandri  dengn lagu  Sahabat. Penyanyi ,  Sandhya Jayanthi.

Juara 3 diraih rana Samosir dengan lagu  ‘Mari Belajar’. Penyanyi , Cantika Dhatu.

Masing masing dari para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa sertifikat, trophy dan uang tunai masing masing  Rp. 4 juta untuk juara satu, Rp.3 juta untuk juara dua dan Rp1 juta untuk juara ketiga. Selain itu pemenangnya juga akan dibuatkan satu album yang berisi 9 lagu dari 9 pemenang dan dari 3 kategori tersebut./Irish