Home » Voice Global News » Persikota Reborn, Cara Baru Manajemen Sepakbola Ala UYM Dan Indra Sjafrie

Persikota Reborn, Cara Baru Manajemen Sepakbola Ala UYM Dan Indra Sjafrie

TANGERANG, Voicemagz.com – Tepat pada 11 Februari 2017, tim ‘Bayi Ajaib’ Persikota Tangerang dihidupkan kembali.

Tak sekadar kembali dihidupkan saja, klub kebanggaan kota Tangerang yang sudah lama mati ini akan dikelola dengan cara baru oleh duet Ustadz Yusuf Mansur (UYM) dan mantan pelatih Timnas U-19, Indra Sjafrie.

Lalu seperti apa ya model manajemen baru itu?

“Kita ingin masyarakat kecil membiayai sendiri, hidupnya, impiannya, cita-citanya, termasuk di sepakbola lewat cara crowd funding¬† Sekarang, Persikota beresin dulu, kita rapihin dulu, habis itu kita bikinkan Reksadana Persikota, dimana investornya orang Tangerang sendiri. Bahkan nantinya akan ada Reksadana buat stadion masing-masing. Seperti yang kita mau bikin bangun di Alam Sutra. Intinya dari rakyat untuk rakyat,” ujar UYM yang didampingi Indra Sjafrie usai peluncuran Persikota Reborn bersama Walikota Tangerang, Arif Wismansyah di Tangerang, Minggu (11/2).

Dilanjutkan UYM, walau cara seperti ini adalah yang perdana, tapi tidak akan hanya diterapkan di Tangerang saja. Namun akan berlanjut ke beberapa klub di beberapa kota lainnya. Ia ingin, masyarakat tidak hanya sebagai pembeli tiket belaka, tapi juga jadi pemilik saham.

“Suatu saat akan muncul yang sama di kota dan klub lain. Saya kan niatnya ingin menyenangkan semua kota. Mau jadi ayah bagi semua pecinta bola di semua kota. Jika ini sudah berjalan, maka nantinya dikembalikan lagi kepada masyarakat,” lanjutnya.

UYM pun ingin meluruskan jika dirinya dan Indra Sjafrie bukan dalam posisi sebagai pemilik, tetapi hanya sebagai lokomotif dalam membenahi manajemen klub. Bicara soal berapa investasi awal, UYM menyerahkan pada masing-masing pengusaha di tiap kota dimana klub itu berada.

“Saya itu lagi ngajarin orang, bagaimana menyambungkan dengan berbagai unsur. Ngomong sama pengusaha, sama Walikota. Jangan juga kita diidentifikasi sebagai orang kaya. Wah ustadz udah jadi konglomerat, UYM beli klub, bukan itu. Tugas kita ngebangunin dan menggerakkan,” jelasnya.

Sedangkan terkait urusan teknis di klub Persikota, Indra Sjafrie menegaskan jika dirinya bukan berstatus sebagai pelatih.

“Saya memang sejak selesai dari Timnas U-19 bertekad untuk tidak terlebih dahulu menjadi pelatih di sebuah klub, tapi lebih kepada memanajemen tim kepelatihan. Untuk Persikota sendiri, mulai tanggal 14 Februari ini kita bentuk tim kepelatihan dan akan mulai seleksi bibit-bibit muda yang ada di kota Tangerang ini,” ujar Indra.

Selain nantinya akan diisi bakat-bakat muda dari kota dan wilayah sekitar Tangerang, UYM juga menjanjikan akan mendatangkan pemain berkualitas.

“Kita tunggu saja siapa dia,” ucap UYM. (NVR)

Check Also

Jadi Negara Paling Dermawan, Sejumlah PR Masih Menanti Indonesia

JAKARTA, VoiceMagz.com – Dianugerahi menjadi negara paling dermawan bukan berarti tak banyak pekerjaan rumah (PR) …