Tak Mudah Ciptakan Lagu Religi, Musisi Ini Gabung di ‘Indonesia Menghafal AI Qur’an’

by -276 views

JAKARTA, VoiceMagz.com – Proses penciptaan sebuah lagu religi tak semudah lagu-lagu biasanya. Butuh elaborasi panjang dalam prosesnya.

“Kita juga nggak bisa mentah-mentah masukin terjemahan Al Quran dan hadist dalam syair lagu. Butuh elaborasi panjang dan sampai sekarang pun saya belum mampu,” ujar Yukie, vokalis Pas Band di sela-sela peluncuran aIbum musik religi bertajuk ‘Indonesia Menghafal AI Qur’an’ di Jakarta, Sabtu (13/5).

Selain mengaku belum mampu membuat lagu religi, penyanyi yang sudah empat tahun berhijrah ini pun punya pertimbangan lain dalam membuat lagu religi.

“Harus ada esensi yang terkandung dalam Al Quran dan hadist. Bagaimana menyeimbangkan keindahan syair Al Quran dan eksplisitnya hadist menjadi sebuah karya seni yang indah. Itu juga yang sulit,” papar Yukie.

Hal senada juga diakui vokalis Padi, Fadly. Selama eksis berkarir di dunia musik tanah air, termasuk tampil dalam sejumlah album religi, penyanyi asal Makassar ini belum berani melepas single religi ciptaannya sendiri.

“Benar kata kang Yukie tadi, prosesnya panjang. Memang ada lagu religi yang sudah saya buat, tapi belum berani publish,” ujar Fadly.

Oleh karenanya, hingga saat ini, baik Yukie dan Fadly baru mampu menyanyikan lagu religi ciptaan orang lain.

Seperti saat Ramadhan tahun ini, dimana Daarul Qur’an mengajak sejumlah musisi terlibat dalam aIbum musik religi bertajuk ‘Indonesia Menghafal AI-Qur’an’, kedua musisi ini pun antusias mendukung.

“Album ini diharapkan bisa memberikan semangat sekaligus motivasi kepada masyarakat untuk terus menghafal Al Qur’an,” ujar Ketua Daarul Qur’an, Tarmizi As Shidiq yang juga produser album religi ini.

Di album yang bukan pertama kali dirilis Daarul Qur’an ini, terasa spesial dengan keterlibatan beberapa musisi seperti vokalis band D’Masiv, Rian Ekky Pradipta yang juga bertindak sebagai music director album ini,

Lalu ada Fadly (vokalis band Padi), Yukie (vokalis Pas Band), Virzha Idol, Naga (vokalis LYLA band), serta pencipta Iagu Benny Hadislani.

“Kita tak hanya memikirkan sisi bisnis saja, tapi harus ada keseimbangan. Lewat album ini kami berharap bisa memberikan hiburan alternatif yang dapat membawa kita pada kesadaran untuk menghafal Al Qur’an,” papar Rian soal keterlibatannya di album yang seluruh hasil penjualannya akan digunakan bagi pengembangan tahfiz Al Quran ini. (NVR)